Catatan Fraksi PKB Pemerintah Daerah Harus Memprioritaskan E-Pokir Anggota DPRD Lamsel

Lampung Selatan, Aspirasirakyatlampung. com - Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menerima dan menyetujui penandatangan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2021 oleh Pjs Bupati dan pimpinan DPRD. Hal ini disampaikan H.Romli.SAg. saat membacakan Pandangan Fraksi diruang rapat DPRD lampung selatan (Lamsel), selasa (20/10/2020).

Sebelum membacakan Pandangan Fraksi, mewakili fraksi (PKB) H.Romli menyampaikan  Turut Berduka Cita yang mendalam atas wafatnya H.Darul Khutni dari Fraksi partai Gerindra. "Semoga amal ibadahnya diterima disisi allah, diampuni segala dosanya dan dilapangkan kuburnya,"doa Romli yang di amini seluruh yang hadir diruang sidang tersebut.

 Dalam Pandangan Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD kabupaten Lamsel, setelah membahas, mempelajari serta mencermati secara mendalam proyeksi Rancangan APBD lamsel Tahun Angaran 2021, maka pendapatan apbd yang terdiri dari Pendapatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar 280.834.906.800,23.00.

Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa Memiliki beberapa Catatan Bahwa  APBD tahun 2020 memiliki banyak silpa yang cukup lumayan besar sekitar 7.140.000.000.

 "pada  tahun anggaran 2020 ini belum tutup anggaran namun kami sudah bisa memprediksi besaran silpanya, oleh karena itu masih ada sisa anggaran, sisa waktu dua bulan ini sejogyanya dimanfaatkan untuk memaksimalkan penyerapan anggaran,"ucapnya.

Yang kedua, lanjut Romli, pada bentukan anggaran tahun 2021 pada anggaran belanja modal sebesar 286 milyar, melihat luas wilayah lampung selatan dengan jumlah kecamatan  desa kelurahan yang ada maka belum mampu mengcofer jumlah kebutuhan pembangunan di lampung selatan.

" Kami menyadari kondisi pandemi covid-19 yang belum teratasi mengakibatkan porak porandanya perekonomian masyarakat sehingga membuat anggaran pembangunan sangat terbatas. Namun sekiranya pemerintah lampung selatan tidak mengabaikan kepatutan dan kebutuhan pembangunan di kabupaten lampung selatan,"ungkapnya.

Selain itu anggota DPRD Lamsel telah menjalankan Reses guna menjaring aspirasi masyarakat dengan kebutuhan masyarakat, dengan demikian pemkab Lamsel juga harus dapat memprioritaskan E-pokir anggota DPRD lamsel.

Yang ketiga Masih kata romli, pemerintah kabupaten Lamsel  telah menjanjikan pada masyarakat untuk pembelian pulsa berupa kuota pada seluruh siswa, guru serta dosen. "Sayangnya tahun anggaran yang saat ini hampir tutup buku semester pertama pun hampir berakhir akan tetapi bantuan kuota internet yang dijanjikan pemerintah  belum juga tersampaika,"ujarnya

Oleh karena itu, terusnya, percepatan penyaluran bantuan harus segera direalisasikan sebeb sebagian dari orang tua murid tidak mampu membelikan anaknya kuota internet padahal anak hatus terus belajar.

"Rapat paripurna yang terhormat dengan mengucapkan bismillahirohmanirohim, Fraksi partai Kebangkitan Bangsa menyatakan bahwa KUA-PPAS APBD kabupaten Lamsel Tahun anggaran 2021 dapat di setujui untuk disepakati dan tanda tangani menjadi Nota Kesepakatan bersama antara pimpinan DPRD dan Pjs.Bupati Lamsel,"tutupnya.(EG).

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.