Terkait DD Hutamrin Utamakan Pencegahan dan Pengembalian Kerugian Negara


Lampung Selatan. Aspirasirakyatlampung.com-- Terkait pengelolaan dana desa (DD) seperti yang di perintahkan oleh jaksa agung bahwa, penangan perkara secara profesional dan integritas. Tapi tidak menyampingkan kearifan.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Kejaksaan Negeri Lampung Selatan Hutamrin dalam acara Bincang Santai yang diselenggarakan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampung Selatan (Lamsel), Kamis (15/10/2020).

Hutamrin menerangkan Segala proses penindakan hukum yang dilakukan oleh kejaksaan  Negeri Lamsel,   berbasis dengan anggaran dan akibat banyaknya laporan yang masuk, pihaknya pun harus memilah  secara prioritas dikarenakan keterbatasan personil.



"Sekala prioritas ini kita poinkan atau pelaku tindak pidananya kalau dia pejabat publik maka akan kita dahulukan proses hukumnya." Ungkap Hutamrin

Terkait dana desa, lanjut Hutamrin  banyak laporan yang masuk, dengan nilai kerugian negara berkisar  12 juta ,40 juta bahkan sampai ada yang 100juta.

" tapi saat kita teliti-teliti ada kegiatan, tapi mungkin ada satu juta atau dua juta yang di ambil. Secara hati nurani, saya tetap mengedepankan hati nurani,  Apakah kita akan menyidik perkara puluhan juta, kemudian basis anggaran kami yang kami pergunakan itu bisa mencapai ratusan juta" ujarnya.

" Yang kami lakukan saat ini adalah pencegahan pengembalian kerugian negara. Contoh kepala desa telah di periksa dan hasil penelitian kami dengan infektorat 40 juta, kita suruh kembalikan, 40 juta masuk kas daerah , Itu yang kami lakukan selama ini Terkait dengan dana desa .Terus terang di Lampung Selatan berkaitan dengan desa ada beberapa sampel ternyata, kerugiannya kecil,pungkasnya.

Hadir dalam Acara bincang santai tersebut selain anggota PWI Lamsel di 
Acara Bincang Santai di hari ke dua  juga menghadirkan Kepala Lapas Kelas IIA Kalianda Tetra Destorie ,(EG)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.