Iklan lambar

Iklan lambar

Kisah pilu Saifulloh (50) warga Pekon Tanjungsiomyang mengalami kebutaan Mendapat respon KUPT Puskesmas


Aspirasirakyatlampung.com

Tanggamus - Kisah pilu Saifulloh (50) warga Pekon Tanjungsiom Kecamatan Limau, yang mengalami kebutaan sejak dua tahun terahir. Mendapat respon KUPT Puskesmas Antarbrak dan Camat Limau Tanggamus. Jumat (25/12)


Kepada AspirasirakyatLmpg, Kepala Unit Pelayanan Teknis (KUPT) Puskesmas Antarbrak, Popy Eliza mengatakan, benar pak Saifulloh pernah memeriksakan penyakit mata yang dideritanya di puskesmas, oleh dokter dia diagnosa mengidap penyakit glaukoma yang menyebabkan matanya mengalami kebutaan permanen.


"Oleh dokter disarankan untuk berobat ke rumah sakit di bandung jabar, walau menurut dokter kemungkinan untuk sembuh sangat kecil sekali, karena saraf matanya sudah putus," jelas popy.


Menurut Popy, Kartu berobat BPJSnya bisa digunakan untuk berobat di puskesmas atau rumah sakit yang sudah ditentukan. Mungkin karena keterbatasan pengetahuan dan untuk mendapatkan obat-obatan yang lebih bagus, mereka tidak mengunakan kartu bpjs tersebut, dan lebih memilih pengobatan alternatif.


Dia juga mengtakan, Puskesmas Antarbrak selalu bersedia melayani pasien yang mengunakan kartu BPJS, untuk rawat jalan ataupun rawat inap mengikuti SOP dan batas kemampuan yang ada di puskesmas, tutupnya.(Suhaili)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.