Iklan lambar

Iklan lambar

Sarpawi Berharap Belajar Secara Tatap Muka Segera Di Laksanakan

 

Ahmad Sarpawi.S.Pd Kepala Sekolah SDN 1 Sukamulya Kecamatan palas

Lampung selatan, Aspirasirakyatlampung.com- Selama massa Pandemi Covid-19 siswa-siswi SDN 1 Sukamulya kecamatan palas belajar secara Daring, Soal atau tugas dari guru yang akan di kerjakan dikirim Melalui pesan WhatsApp. Hal ini di dijelaskan Ahmad Sarpawi.S.Pd, selaku kepala sekolah di ruang kerjanya, Sabtu (29/5/2021).

" Soal atau tugas untuk siswa di kirim pakai WA oleh guru dan jawabannya juga dikirim via WA,"ucapnya.

Menurut Pria yang sejak Maret 2018 menjabat kepala sekolah di SDN 1 Sukamulya ini mengatakan metode belajar secara daring tidak Efektif dikarenakan waktu belajar anak lebih sedikit dan lebih banyak waktu bermain. 

"Menutut saya gak efektif, baguslah belajar secara tatap muka, kemarin itu ada wacana tatap muka dan  waktu itu wali murid pun sepakat membuat surat pernyataan pengusulan belajar secara tatap muka, ini serentak sekecamatan palas pengusulannya. namun situasi tidak memungkinkan dan ada himbauan dari gugus covid-19 sehingga tertunda lagi,"katanya.



Aktifitas Guru, lanjut Sarpawi, selama pandemi Masih Aktif kesekolah untuk mengerjakan tugas dan setiap harinya siswa yang piket selalu hadir hal ini dilakukan agar sarana prasarana dan kebersihan sekolah tetap terjaga. "Guru tiap hari hadir  mengerjakan tugas guru dan memberikan tugas untuk murid, kalau gak ada yang piket bisa-bisa sekolah ini jadi hutan. apalagi sekolah ada jaringan internet jadi guru-guru gak usah beli kuota lagi untuk mengerjakan tugas,"urainya.

Terkait Protokol kesehatan, Pihak sekolah  selalu menyiapkan tempat cuci tangan dan masker, Handsanitizer, alat cek suhu tubuh, Pengadaan alat protkes tersebut menggunakan Dana Bos. Pihak sekolah juga menyemprot lingkungan sekolah dengan cairan Disinpektan dan juga selalu memberi  himbauan pada siswa serta guru untuk selalu mematuhi protokol kesehatan baik secara lisan maupun  secara tulisan (Banner).

" Alhamdullah selama ini tidak ada guru yang terpapar semuanya sehat-sehat saja begitu juga Siswa-siswi. apa lagi sekarang guru-guru sudah di Vaksin semua. Setiap bulannya tim gugus tugas kecamatan selalu hadir kesekolah mengecek suhu tubuh guru, murid yang piket, mengecek alat cuci tangan dan Banner yang tertuliskan pakai masket itu. Ngecek lingkungan sekolah bahwa sekolah siapkan protokol kesehatan,jelasnya.

"Harapan saya belajar Secara Tatap Muka bisa segera dilaksanakan. Informasi wacananya ajaran baru ini dilakasakannya tatap muka, mudah-mudahan tidak berubah lagi,"pinta sarpawi seraya memungkasi.

Sebagai informasi, dari keterangkan  Sarpawi, Jumlah Siswa di SDN 1 Sukamulya berjumlah 463 anak dengan 14 kelas, serta 17 guru dan 4 orang lagi terdiri dari Staf TU dan penjaga sekolah. Ia menjelakan dari 17 guru yang ada di sekolahnya, 11 orang merupakan guru PNS lainnya guru honorer. Dengan jumlah murid yang mencapai Ratusan anak, Sekolah tersebut mengalami kekurangan ruang kelas untuk belajar. Pihak sekolah pun selalu mengusulkan melalui DAPODIK dan Dinas Terkait namun hingga kini belum terealisasi.(Anesmi)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.