Desa Pasuruan Mewakil Kabupaten Lamsel Dalam Lomba Desa Tingkat Provinsi

 

Lampung selatan, Aspirasirakyatlampung.com-Bupati lampung selatan H.Nanang Ermanto berikan sambutan pada acara penilaian lomba desa tingkat provinsi di kantor desa pasuruan, Rabu (16-6-2021).

Hadir dalam acara ini  Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Transmigrasi ( PMDT) Provinsi Lampung
DR. Zaidirina, M.Si. Ketua TP PKK Lamsel Hj. Winarni, Sekda Lamsel Thamrin, seluruh Kepala OPD, Camat penengahan, Kades, Tokoh Adat serta  Tokoh Masyarakat.

Dalam sambutannya Bupati Lampung selatan mengucapkan selamat datang pada rombongan tim evaluasi penilaian lomba desa tingkat provinsi di desa pasuruan kecamatan penengahan.

"Kami berharap dengan kedatangan bapak ibu tim penilai di desa pasuruhan pada hari ini dapat mendorong dan memotivasi kami dalam meningkatkan pembangunan masyarakat desa sehingga mendapat prestasi pencapaian pembangunan daerah,"ucap Nanang.

Nanang Ermanto menyampaikan bahwa desa pasuruan memenangkan lomba desa tingkat kabupaten pada tahun 2020 dan di tahun 2021, desa pasuruan di ikutsertakan dalam lomba desa tingkat provinsi sebagai wakil kabupaten lampung selatan. Ia mengatakan Desa pasuruan merupakan barometer dalam pembangunan desa di seluruh kabupaten Lamsel

Berdasarkan itu, lanjut Nanang, maka desa pasuruhan sangat  pantas untuk di ikut sertakan pada ajang lomba desa tingkat provinsi lampung tahun 2021.

Kemudian, Barometer tersebut berdasarkan pada tingkat keberhasilan pendidikan masyarakat, tingkat kesehatan masyarakat hingga pekembangan ekonomi dan kerakyatan, tingkat  keamanan dan ketertiban masyarakat, hingga tingkat partisipasi masyarakat, penyelenggara pemerintah desa, lembaga pemberdayaan masyarakat desa   serta pemberdayaan kesejahteraan keluarga (PKK).

Di terangkan oleh Nanang, Desa pasuruan telah mempunyai program lumbung gizi desa yang merupakan inovasi dalam mengembangkan inovasi desa mengurangi stunting dan pengurangan angka kemiskinan. oleh karenanya, untuk mendukung program pemenuhan pangan keluarga sehari-hari, masyarakat desa pasuruan memanfaatkan pekarangan rumah untuk mendukung program Bugisa.

"Ada program 3K (kebun,kolam,kandang). Program Bugisa mendapat dukungan dari pemerintah desa dan masyarakat sehingga dapat menjadi contoh bagi desa tetangga,"ujarnya.

Selain program Bugisa  masih kata Nanang, di desa pasuruan juga terdapat kampung literasi yang menjadi sarana untuk menunjang dan meningkatkan pendidikan masyarakat dan memperoleh informasi.

Di desa pasuruan juga ada program Smart Vilage dimana dengan program ini bisa menunjang kemajuam masyarakat berbasis teknologi. Melalui program ini juga masyarakat bisa menginput data kependudukan secara online.  Selanjutnya, Desa pasuruan  juga merupakan kampung tangguh dimana sebagai tempat memberi edukasi pada masyarakat di tengah pandemi covid-19 supaya tetap semangat, terlebih lagi saat memasuki Era New Normal.

" Semua masyarakat mampu, tangguh dalam membangun masyarakat dengan kehidupan yang baru, selain itu juga masyarakat desa pasruan ini juga harus tangguh perekonomiannya, dengan menghidupkan produk usaha mikro, kecil dan menengah.  juga tangguh dalam keamanan masyarakat dan ketertiban, bergorong royong menghidupkan siskamling, desa tangguh ini juga diharapkan dapat meningkatkan segala sektor didesa,"jelas Nanang.

Selain itu juga, bahwa lomba desa ini merupakan salah satu upaya pembinaan pembangunan pemberdayaan masyarakat. "Saya bangga dimana masyarakat desa pasuruan merupakan petani yang memiliki jiwa kegorong-royongan yang tinggi. Disamping itu hubungan masyarakat berjalan dengan penuh kesadaran dan rasa kekeluargaan. Untuk itu saya ingin menyampaikan penghargaan pada pemerintah desa dan seluruh masyarakar yang telah bekerja keras untuk meraih peringkat pada lomba desa tingkat provinsi,"ungkapnya.

"Saya yakin pada ajang lomba desa tingkat provinsi tahun 2021 ini desa pasuruhan bisa meraih peringkat terbaik dari peserta lomba lainnya,"harap nanang memungkasi.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Transmigrasi (PMDT) Provinsi Lampung
DR.Zaidirina dalam sambutnya mengatakan di Undang-Undang nomer 6 tahun 2014 tentang Desa, Desa memiliki tugas antara lain melaksanakn kegiatan pemerintahan desa, melaksanakan Pembangunan, melaksanakan Pembinaandan Pemberdayaan Masyarakat desa.

"Dengan memperhatikan tugas Desa di atas, dapat kita lihat bahwa seluruh proses kegiatan yang dilaksanakan oleh Pemerintah pada akhirnya akan menjadi tugas dan bermuara di Desa, Desa bagus, Kecamatan bagus, Kabupaten bagus, Provinsi bagus,"ucapnya.

Menurut DR.Zaidirina, dengan kepiawaian Kepala Desa dapat memanfaatkan dan mendayagunakan potensi yang tersedia agar dapat mensuksesnya Pembangunan Desa. Kemudian, Sebagai salah satu media untuk melaksanakan evaluasi terhadap efektivitas penyelenggarakan Pemerintahan Desa, maka Pemerintahan menerbitkan peraturan Menteri dalam negeri nomor 81 tahun 2015 tentang evaluasi Desa dan Kelurahan.

"Salah satu tahapan dalam rangka evaluasi acara pada hari ini, yaitu perlombaan Desa yang meliputi 3 bidang penilaian, yaitu bidang Pemerintahan Desa, bidang Kewilayahan Desa dan Kemasyarakatan,"jelasnya.

"Harapan kami Bapak Kepala Desa beserta perangkat dapat memberikan data yang akan kita jadikan bahan oleh tim penilai untuk menentukan potensi serta saran perbaikan yang harus dilaksanakan agar proses Penyelenggaraan Pemerintahan, Pelakasanaan Pembangunan, Pembinaan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa akan semakin berhasil dan berdaya guna,"tutupnya.

Selaku Kepala desa Pasuruan Sumali mengungkan bahwa dirinya optimis desa pasuruhan dapat meraih juara 1 lomba desa tingkat provinsi tahun 2021. "Insha Allah, Insha Allah menang. Jika kami di Percaya oleh provinsi kami akan siap melaksanakan tugas dari provinsi untuk meneruskan lomba desa ketingkat Nasional jika kami memang di percaya,"ungkap sumali  pada pewarta.(Ambi)





Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.