Kepala Desa Kuripan Bagikan Kartu Atm BPNT Ke 56 KPM

Suhatsyah Kepala Desa Kuripan saat memberikan kartu Anjungan Tunai Mandiri kepada msyarak Desa Kuripan

Lampung Selatan, Aspirasirakyatlampung.com - Pembagian kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM) Bantuan Pangan Non Tunai ( BPNT) kepada 56 masyarakat Desa Kuripan, Kecamatan Penengahan Lampung Selatan (Lamsel) berjalan dengan lancar, selasa (3/8/2021).

Sekretaris Desa Kuripan Dian Saputra dalam sambutannya mengatakan, penerima bantuan tersebut berjumlah 56 kepala keluarga. "Sebelumnya yang kita usulkan kepada pemerintah berjumlah 100 KK, akan tetapi dari hasil seleksi pemerintah pusat yang mendapatkan bantuan hanya 56 KK, untuk sisanya mudah-mudahan dapat menyusul, "katanya.

Kemudian ia juga menjelaskan bahwa, di dalam ATM tersebut sudah terisi saldo untuk 5 bulan kedepan dan dapat langsung di cairkan. " Bantuan tersebut hanya bisa di tukarkan dengan kebutuhan pangan, kalau Bapak/Ibu mau langsung di cairkan sekaligus bisa, "tuturnya.

Bila Bantuan tersebut sudah cair, lanjut Dian, masyarakat tidak dapat menerima bantuan secara Double (ganda). "Kalau sudah dapat bantuan BPNT ya hanya BPNT, tidak dapat lagi bantuan yang lainnya, "lanjutnya.

Ia juga berpesan kepada masyarakat yang telah menerima bantuan tersebut untuk tidak mencairkan bantuan di luar Desa setempat. " kita sudah ada E-Warung desa sendiri, jangan ngambil di luar Desa, "bebernya.

Tak hanya itu, ia juga meminta kepada pengurus E-warung  agar setiap penerima bantuan tersebut ada laporannya.  "Karena kadang ada yang belum keluar/cair, jadi kalau untuk yang belum cair berarti kartu keluarga tersebut ada yang bermasalah, "terangnya.

Oleh karena itu ia meminta agar kedepan, masyarakat dapat memperbaiki kartu keluarganya terlebih dahulu. "Mungkin di Kartu Keluarganya belum ada yang terdata, jadi nanti tolong di perbaiki dulu, "pungkasnya.

 Perwakilan Bank BRI Unit Penengahan Angga Saputra menyampaikan bagi masyarakat yang telah menerima bantuan BPNT tersebut sudah termasuk menjadi warga KPM. "Jadi setiap bulannya itu akan keluar Rp.200 ribu, tapi tidak bisa di tunaikan akan tetapi di tukarkan dengan sembako, "kata Angga.

Kemudian untuk saldo yang kosong( belum terisi) sudah di laporkan kepada dinas terkait, dan diminta untuk masyarakat bersabar menunggu dana tersebut cair. "Karena inikan setiap bulannya keluar, setiap tanggal 1-15, jadi untuk yang belum keluar tunggu saja sampai tanggal 15, "tuturnya.

Selain itu, kata angga, untuk PIN (Kata Sandi) diharap untuk tidak di ganti. "Kalau mau di ganti harus koordinasi dulu sama pengurus E-warung, yang penting PIN tersebut di ingat, "ujarnya.

Selanjutnya ia juga berpesan kepada masyarakat yang telah memegang kartu ATM tersebut untuk di simpan sebaik-baiknya. "Kartu ini jangan sampai hilang, karena bantuan ini akan keluar setiap bulannya, kalau tidak penting-penting amat ga perlu di bawa, jadi kalau bisa di simpan saja, "terangnya.

Pada Kesempatan itu juga, selaku Kepala Desa Kuripan Suhatsyah turut mengutarakan kepada masyarakatnya, untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. "Alhamdulillah saya lihat Bapak/Ibu yang hadir disini sudah mulai sadar, semuanya memakai masker, kalau bisa kemana-mana tetap menggunakan masker, "ujarnya.

Selanjutnya, terkait bantuan BPNT tersebut, ia menuturkan bahwa bila bantuan Pangan tersebut tidak layak konsumsi di anjurkan untuk koordinasi dengan aparatur desa setempat. "Kalau tidak bagus silahkan sampaikan kepada aparatur desa kita, semoga bantuan ini dapat bermanfaat untuk Bapak/Ibu, "pungkasnya. (Ambi)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.