Perbaikan Jalan Lintas Timur Kecamatan ketapang Lamsel Picu Lakalantas, Warga Setempat Jadi Korban.

Lampung Selatan, Aspirasirakyatlampung.com - Perbaikan Ruas Jalan trans sumatera Lintas Timur (Jalintim) yang terletak di kecamatan ketapang lampung selatan selama tiga hari menyebabkan beberapa warga setemlat mengalami kecelakaan lalulintas.

Pasalnya pengerjaan perbaikan jalan nasional tersebut minim akan rambu-rambu dan lampu penerangan jalan sehingga menyebabkan lakalantas pada malam hari. Sejak dimulai pekerjaan perbaikan jalan itu, tiga malam berturut-turut terjadi lakalantas.

Seperti halnya  Sri Rahayu (42) warga desa ketapang kecamatan ketapang lamsel, ia bersama anak perempuanya mengalami lakalantas tunggal pada jum'at (06/08/2021) sekitar pukul 20.00 wib di spot antara desa desa ketapang dan sumber nadi. Akibat kejadian itu Sru Rahayu  mengalami luka cukup serius dibagian mulut dan lutut kaki, beruntung anak perempuan Sri Rahayu tidak mengalami luka.

Kemudian,  Arifin (46) dan Mugiono mengalami lakalantas juga di spot pengerjaan perbaikan jalan Nasional itu, sabtu (07/08/2021) sekitar pukul 23.50 wib, keduanya mngalami luka robek pada bagian dengkul dan bagian kaki lainnya.

Berikutnya, ibu Adek (47) juga mengalami kecelakaan tunggal (08/08/2021) sekitar pukul 07.30 wib, waktu itu ia dari desa taman sari hendak Kedesa Ketapang.

Para korban tersebut semuanya mengalami lakalantas dibagian jalan yang telah dikeruk  oleh pekerja proyek perbaikan jalan tersebut.

Dari perbincangan dengan para  korban lakalantas tersebut,mereka mengatakan bahwa  tidak mengendarai kendaraannya ngebut karna kondisi jalan yang masih belum di aspal

"Padahal kami tidak ngebut pak,tapi memang sepanjang jalan itu banyak betul jalan yang di coak(bekas di garuk dengan alat berat) sehingga menimbulkan cekungan sekitar 4 jari dan banyak krikilnya. Sementara kami juga tidak melihat adanya tanda atau rambu perbaikan jalan saat malam naas itu".Ungkap korban.

Atas beberapa insiden lakalantas tunggal asbab imbas banyaknya krikil dan tidak adanya rambu yang menjdi pemicu jatuhnya beberapa pengendara roda dua tersebut, selanjutnya beberapa awak media menyambangi Proyek Perehapan jalan Nasional pada pada tanggal (07 sampai 08-08/2021) Untuk melakukan konfirmasi.

Dari beberapa pekerja dilokasi mengatakan bahwa humasnya bernama Abi yani. "bila mau konfirmasi dengan pak Abi Yani,Dia bagian humasnya,tadi ada di situ(sambil menunjukkan tempat).Telpon aja pak".Ujar pekerja jalan tersebut.

Salah satu awak media mencoba melakukan panggilan suara dan pesan singkat via WhatsApp dengan nomor 08137950xxxx beberapa kali namun tak kunjung dijawab.

Sampai berita ini di tayangkan,tidak ada informasi  dari pihak proyek Perehaban jalan Nasional tersebut dan diduga menghindari para awak media untuk di konfirmasi. 

Sampai berita ini di tayangkan,tidak ada informasi  dari pihak PT.Suci Abadi Karya Nuansa (Subanus) yang beralamat di Tanjung karang pusat. selaku Pelaksana proyek Perehaban jalan Nasional tersebut dan diduga menghindari para awak media untuk di konfirmasi. (Anesmi)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.