Iklan lambar

Iklan lambar

Empat Puluh Rumah Tidak Layak Huni di Pekon Sinarbetung Butuh Perhatian Dari Pemkab Tanggamus

 

Tanggamus, Aspirasirakyatlampung.com-Empat Puluh Rumah Tidak Layak Huni di Pekon Sinarbetung Kecamatan talang padang Butuh Perhatian Dari Pemerintah Daerah maupun Pusat.

Sebelumnya pamong pekon  sudah pernah mengajukan 40 unit rumah tidak layak huni agar dilakukan pemugaran, ke bidang penyediaan Perumahan Dinas PUPR Tanggamus, tapi memang belum mendapatkan giliran.

Hal ini di ungkapkan Sastra Manda Dinata selaku Kepala Pekon Sinarbetung kepada Aspirasirakyatlampung.com Selasa,  (14/9/2021)

" Pekon juga pernah mengajukan ke Angota DPRD Provinsi Lampung, Azwansyah saat melakukan reses di Pekon Sinarbetung. Saya berharap kepada bidang penyediaan perumahan turun melakukan kroscek dilapangan, dan bisa merealisasikan harapan warganya,"ucapnya

Seperti halnya Lima rumah yang tersebar dibeberapa dusun di Pekon Sinarbetung milik, Rahmat Rt 02 Dusun 02, Ujang Rt 02 Dusun 02, Arsiman Rt 01 Dusun 02, Sarinah Rt 03 Dusun 01 ,dan Arsimah Rt 03 Dusun 01, kondisinya sangat memprihatinkan dan tidak layak huni.

Salah satu warga Rahmat (46) mengatakan, dirinya bersama istri dan kedua anaknya menempati rumah berukuran 5 x 10 meter persegi, berdinding bambu atau gribik atap genteng tua itu selama 10 tahun terahir.

Menurut dia, sebagai pekerja buruh tani dengan penghasilan yang tidak menentu, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari saja dirinya mengaku kesulitan, apa lagi anak keduanya Rohayati (7) menderita evilepsi sejak lahir. Karenanya ia sangat membutuhkan bantuan Pemerintah Kabupaten Tanggamus, melalui program bedah rumah agar impiannya memiliki rumah layak huni terwujud.

Selain berharap pemugaran dirinya berharap ada bantuan pengobatan anaknya, karena selama ini keluarganya belum pernah mendapatkan bantuan seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tapi alhamdulillah selama pandemi covid-19 keluargannya mendapatkan Bantuan Sosial Tunai (BST)

Dia juga mengatakan pernah diminta oleh aparatur pekon untuk menyiapkan syarat-syarat administrasi untuk bisa masuk dalam program bedah rumah, dan bansos PKH juga BPNT namun tak kunjung terealisasi.  "Saya berharap Pemkab Tanggamus mau turun melihat keadaan rumah saya secara langsung,” Jelasnya . (Suhaili)



Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.