Iklan lambar

Iklan lambar

Pengerjaan Proyek Revitalisasi SMKN 1 Kota Agung Timur Meninggalkan Banyak Bangku dan Meja Belajar Siswa Rusak Penuh Kotoran

 

Tanggamus, aspirasirakyatlampung.com--Proyek Revitalisasi SMKN 1 Kotaagung Timur Kabupaten Tanggamus yang bernilai miliaran rupiah, menyisakan kerugian bagi sekolah tersebut, pasalnya mobiller bangku rusak dan kotor bahkan nyaris tidak bisa digunakan lagi.

Salah satu dewan guru setempat mengatakan, pasca pembangunan yang dilaksanakan oleh CV Akusara Jaya disekolah tersebut, banyak bangku dan meja belajar siswa yang rusak, penuh kotoran semen dan cat, juga paku yang sedang menempel.

Menurut dia, saat berlangsungnya pekerjaan, mobiler tersebut digunakan pekerja sebagai alat pendukung kerja atau dijadikan stiger, bahkan saat pekerjaan berlangsung mobiler tersebut ditarok disembarang tempat, artinya kalau hujan kehujanan demikian juga saat panas kepanansan.

Mungkinkah ini dampak dari terlalu baiknya kepala sekolah, yang memberikan izin mengunakan fasilitas sekolah mulai dari mobiler juga kantor sebagai tempat menginapnya pekerja, namun sayang selesai pekerjaan semuanya ditingal begitu begitu saja, sehinga kerugian ditanggung pihak sekolah, ujarnya.

"Sangat disayangkan, tanpa koordinasi dengan pihak terkait kepala sekolah memberikan izin pengunaan fasilitas sekolah digunakan rekanan cv akusara jaya, seperti ini kalimatnya, pakai aja apa yang kalian butuhkan," Jelasnya. Kamis (16/12)

Fakta dilapangan berbanding terbalik dengan pernyataan Eko, Pelaksana Lapangan Proyek Revitalisasi SMKN 1 Kota agung Timur, via sambungan telepon dirinya mengatakan, karena ada catatan dari Dinas Pendidikan Provinsi Lampung dan kepala sekolah, mereka melakukan bersih-bersih dan perbaikan salah satunya mobiler sekolah, yang mereka gunakan sebagai alat pendukung kerja mereka.

Bahkan cv akusara jaya membuat berita acara yang harus ditandatangani pihak sekolah, sebagai bukti kalau mereka benar sudah melakukan perbaikan.

Aspirasirakyatlampung.com, mencoba mengkonfirmasi dua nomor, atas nama handoko 08538079xxxx dan atas nama busroni 08131706xxxx, baik Wa dan telepon belum mendapatkan respon. 

Sampai berita ini diterbitkan, belum ada penjelasan dari keduanya.(Suhaili)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.